Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Muter-Muter Kawunganten

Kawunganten: Muterin Desa-Desa Sekitaran Kawunganten

Saat Hari Raya Idul Fitri di Kawunganten, seperti hanya kebanyakan kampung atau desa di Indonesia lainnya , salah satu desa dari bagian Kabupaten Cilacap ini juga mendadak ngota.

Lalu lintas jalanan mendadak padat merayap, mengingatkan akan padatnya jalanan kota-kota satelit Ibu Kota Jakarta.

Saat Hari Raya Idul Fitri di Kawunganten, seperti hanya kebanyakan kampung atau desa di Indonesia lainnya , salah satu desa dari bagian Kabupaten Cilacap ini juga mendadak ngota.

Kawunganten mendadak dipenuhi banyak orang-orang keren, pria-pria rupawan serta para wanita yang good looking, 99% membuat mata terhibur.

Tapi beberapa dari mereka mungkin saja ada yang bukan lagi original orang desa yak? Alias lahir dan tumbuh besar di kota.

Atau mungkin juga sma sekali bukan orang kawunganten, mungkin seseorang dari kota yang sekedar ikut mudik ke desa ini sebab hasrat ingin menikmati suasana alam yang lebih natural.

Cara Menyenangkan Orang Kota Yang Main Ke desa

Lalu bagaimana cara menyenangkan orang kota yang ingin menikmati suasana Desa Kawunganten? Apa kalian akan ajak mereka main ke Kota Cilacap?

Halllouo! Mereka itu orang kota yang bahkan mungkin rasa sensasi akan panorama beton sudah mentog. Jadi bagaimana?!

Tips Menikmati Kawunganten

Jadi bagaimana solusi untuk menyenangkan orang kota yang ingin menikmati suasana desa-desa di seputar Kawunganten? Bisa coba ini;
  •  Siblon Di Kali
Agak ngehekx kedengaranya, tapi tidak ada salahnya kita mencoba memuaskan mereka denagn mengajak berenang di sungai atau irigasi. Kita kan tahu di kota-kota besar kalinya kebanyakan hitam dan berbau aneh.

Jadi sebuthek-butheknya air sungai di desa hampir pasti masih lebih sehat / aman dari air sungai Jakarta atau kota-kota besar lainnya yang sudah dirayapi banyak limbah industri.

Yang perlu dicatat jika ada turis wanita dewasa yang ingin ikut nyebur, pastikan untuk tidak usah repot-repot menggunakan bikini, sebab akan menghadirkan situasi dan persepsi kikuk dari warga sekitar sungai.

  • Berkeliling Desa
Nah kalo ini soal jalan-jalan, seperti sudah di singgung di atas, orang-orang kota itu tidak lagi akan terpesona dengan beton sekalian thethek bengeknya. Mereka sudah paham betul tentang panorama beton.

Mereka akan lebih tertarik dengan sesuatu yang natural atau dengan istilah Bahasa Inggris pengin back to primitive nature.

Bisa jadi para turis dari kota ini ingin melihat-lihat suasana perkampungan yang masih asri di seputaran Desa Kawunganten, suasana hati kan tidak ada yang tahu, dengan mengitari desa mungkin bisa membuat hati senang.

Tips Berkeliling Desa

Berkelilinh desa perlu persiapan sederhana, tidak harus lengkap seperti ornag mau Hiking-in Gunung.

Siapkan saja motor yang masih sehat, motor matic juga tidak apa-apa yang pentig mesinnya sehat. Kemudian apa? kemudian ya ajak si turis jelong-jelong dan muter-mutee.

Rutenya sendiri tidak begitu rumit, kalian hanya perlu melintasi beberapa desa; Desa Kawunganten,  Kubangkangkung, Sawangan-Mentasan, Kalijeruk dan Desa Kawunganten Lor, atau sebaliknya.

Ingat:
Kawunganten-Bojong-Kubangkangkung-Sawangan-Mentasan-Kalijeruk-Kawunagnten Lor atau sebaliknya bergantung dari titik mana kalian akan memulai.

Beberapa spot yang berpotensi menyenangkan untuk para turis tentunya Wisata Waduk Kubangkangkung, kalian bisa berhenti di sini untuk sekedar ngopi berswafoto atau selfie atau bisa juga bengong lihat-lihat ramainya lalu lalang motor dan mobil dari tepian jalan, pelototin saja terus sampai bosan.

Nah setelah merasa cukup silahkan lanjutkan perjalanan untuk menuju desa-desa selanjutnya. Dan jangan lupa lagi terapkan jalan-jalan santai jangan ngebut, percuma gak ada yang ngasih piala.

Sesampainya di Desa Sawangan kalian akan memasuki wilayah hutan [ hutan apa namanya aku lupa, mungkin Hutan Mentasan ]. Di sinilah momen baik untuk memuaskan dahaga ke-turisan orang-orang kota.

Tumbuhan jagung yang menghiasi lereng-lereng dataran tinggi [ terakhir aku lewat sana masih banyak tanaman jagung ] akan menjadi sesuatu spesial untuk menghijaukan mata.

Udara yang segar, minim suara bising sebab jauh dari bising mesin seharusnya dapat menjadi sensasi yang menyegarkan telinga.
Note:
Saat berniat untuk acara muter-muter Desa sebaiknya pastikan dahulu cuaca sedang baik [ tidak setelah hujan atau hujan atau malah akan hujan ], sebab pengalamanku terakhir melalui jalan di hutan ini sudah rusak dan masih rusak, akan licin dan berbahaya terlebih jika membawa anak-anak. Utamakan keselamatan.
Jalanan di hutan ini masih lumayan sepi yang mencitrakan maksud bahwa bukan pilihan yang bijak jika kita melakukan perjalanan sendiri atau hanya berdua dengan orang yang tidak begitu kita kenal.

Setelah merasa puas ngapain lagi? Iya terserah panjenengan, mau tidur apa mau pulang. Kalau mau pulang ya silahkan lanjutkan perjalanan seperti penggambaran rute yang sudah dibahas di atas hingga kembali ke titik keberangkatan.

Foto Halaman Rumah Desa Kawunganten

Pada akhirnya lakukan saja sesuka kalian, penulis hanya menyuguhkan tulisan, tidak bertanggung jawab atas apapun jika pembaca terinspirasi untuk melakukan kegiatan Muter-Muter Desa Kawunganten.